Membuat Esai: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

Kamu sering ditugaskan untuk membuat esai atau sering disebut essay oleh dosen atau guru kamu? Apakah sulit untuk membuat esai yang baik dan menarik? Sebenarnya membuat sebuah esai itu gampang jika kamu mengetahui cara-cara serta prosedur untuk membuatnya. Untuk itu, yuk simak artikel ini agar kamu bisa buat esai yang baik sehingga nilai tugas kamu tinggi. Pastikan kamu baca hingga akhir, ya. Yuk langsung saja kita mulai.

1. Pengertian Esai Menurut Para Ahli

Menurut Rahayu (2007) esai adalah bentuk tulisan yang membahas sebuah permasalahan yang berawal dari penyajian masalah, sampai dengan pendapat pribadi penulis berdasarkan teori dan fakta di lapangan. Penyelesaian masalah dalam jenis tulisan ini memaparkan data dan informasi untuk diambil simpulan, dan unsur-unsur pembangunnya disusun secara urut, lengkap, dan utuh.

Menurut Wijayanti (2012) esai merupakan suatu tulisan yang menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan, berupa fakta dan bisa juga pengalaman.

Menurut Dalman (2011) esai adalah sebuah tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilai oleh penulis tersebut.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa esai merupakan sebuah karangan prosa yang membahas suatu masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.

Berdasarkan pandangan para ahli tersebut esai bisa diartikan sebagai salah satu karya tulis ilmiah yang menyampaikan hasil rangkaian fakta berupa hasil pemikiran, gagasan peristiwa, gejala, dan juga pendapat berdasarkan sudut pandang pribadi penulisnya.

Nah kalau begitu apakah perbedaan makalah dan esai? Perbedaan utama antara esai dengan makalah adalah makalah umumnya memakan waktu penelitian yang lebih lama serta memiliki lebih banyak paragraf dibandingkan dengan sebuah esai  yang biasanya hanya memiliki tiga sampai lima paragraf. Selain itu makalah lebih mengutamakan kajian teoritis dan pengetahuan dari pemakalah, namun esai lebih mengedepankan mengenai opini dari penulis terhadap suatu kasus.

Ciri-Ciri Esai

Sebagai sebuah karya tulis, esai memiliki ciri-ciri unik yang dapat menjadikannya berbeda dengan karya tulis lainnya yaitu sebagai berikut:

  • Bentuk Berupa Prosa yang artinya di dalam tulisan ilmiah ini disampaikan apa adanya dengan bentuk komunikasi biasa yang mudah dimengerti oleh pembaca dengan cara menghindari penggunaan bahasa atau ungkapan figur, ritme, dan metrum (pola bahasa) yang memungkinkan pembaca sulit untuk memahami maksud dari penulis.
  • Bentuk isi tidak utuh yang berarti bahwa penulis hanya akan menuliskan bagian yang penting dan menarik dalam pembahasan esai, sehingga memungkinkan untuk menulis esai secara tidak lengkap. Walaupun ditulis secara tidak lengkap, esai tetap harus memiliki suatu kesatuan dengan memenuhi syarat-syarat dalam penulisanya yang terdiri dari pendahuluan, isi (pembahasan), dan kesimpulan sebagai penutup yang memberikan kesan terhadap pembaca.
  • Memiliki ciri personal yang khas tergantung sudut pandang penulis. Untuk membedakan esai dengan karya sastra lainya, maka harus ada ciri personal yang membedakan dengan karya sastra lainnya.Ciri-ciri esai yang personal yang bisa dilihat dari sudut pandang penulis, perasaan, pendirian dan dugaan terhadap pembaca terkait dengan objek atau subjek yang dibahas.
  • Singkat karena memang hanya terdiri dari satu atau beberapa lembar bahkan kebanyakan satu lembar saja. Hal ini membuat isi yang disampaikan harus singkat, padat, jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Jumlah kata yang biasanya ada berkisar antara 500 hingga 1.500 kata.

Bingung Banyak Tugas?
Sini Kami Bantuin….

Fungsi dan Manfaat Esai

Fungsi esai yaitu untuk memberi pandangan mengenai sebuah permasalahan serta meyakinkan pembaca mengenai opini dari penulis. Secara detail, esai berfungsi untuk mempertahankan sudut pandang subyektif dan pribadi tentang suatu subjek (politik, sosial, budaya, moral, perilaku, sastra, agama, humanistik, filosofis, dll.) tanpa formalitas seperti dokumen atau bukti empiris atau deductible yang bersifat ilmiah yang umumnya digunakan juga sebagai media debat mengenai suatu kasus atau topik.

Manfaat dari esai diantaranya adalah mengembangkan gagasan-gagasan baru dari sudut pandang yang berbeda, sebagai jembatan antara pendapat satu dengan pendapat lain yang terjadi di masyarakat, sebagai bahan pertimbangan oleh semua pihak dalam mengeluarkan berbagai pendapat, sebagai penyeimbang perbedaan pendapat agar tidak saling berbenturan, sebagai solusi baru yang mungkin dapat direalisasikan pada bidangnya, serta sebagai alat ukur bagi diri sendiri tentang sejauh mana kemampuan menulisnya.

2. Jenis-Jenis Esai

Berikut merupakan berbagai jenis dari esai yang memiliki ciri dan fungsi masing-masing:

  1. Esai deskriptif adalah esai yang mendeskripsikan tentang subjek maupun objek (baik seseorang maupun benda) yang menarik perhatian penulis untuk dibahas atau diteliti. Tujuan dari esai deskriptif ini adalah untuk melihat sejauh mana seorang penulis mampu mendeskripsikan sesuatu dan seberapa mudah esai tersebut dapat dipahami oleh pembaca.
  2. Esai Tajuk adalah esai yang berfungsi untuk menggambarkan pandangan atau sikap media terhadap topik dan isu di tengah masyarakat. Jenis tulisan ini dapat ditemukan pada surat kabar atau majalah. Selain membahas topik yang hangat, jenis tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan opini dari surat kabar tersebut pada pembaca, sehingga dapat membentuk opini pembaca.
  3. Esai Cukilan Watak yang memberikan hak atau kebebasan kepada penulis untuk memaparkan beberapa segi kehidupan individu atau segi kehidupan dari seseorang, bisa juga dari kehidupan pribadi penulis tersebut. Melalui jenis ini, pembaca kemudian bisa mengetahui bagaimana penilaian penulis terhadap seseorang yang sedang dibahas dan menjadi isi dari tulisan yang disusunnya. Namun, penulis tentunya tidak menulis sebuah biografi sebab hanya menuliskan sedikit dari pengalaman dan peristiwa seseorang.
  4. Esai Pribadi atau personal essay adalah tulisan yang ditulis oleh seorang penulis dan berisi pemaparan pengalaman dan kegiatan pribadinya. Sehingga disini penulis esai sedang menulis esai tentang dirinya sendiri. Nantinya akan dijumpai penyebutan penulis sebagai saya dan memang menjadi “saya” tersebut.
  5. Esai Reflektif yang disampaikan secara formal dan berisi mengenai suatu hal yang diungkapkan secara mendalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati. Sebab secara umum topik di dalam esai jenis ini adalah kematian, kehidupan, politik, pendidikan, dan bisa juga mengenai hakikat manusia.
  6. Esai Kritik adalah jenis esai yang menjelaskan mengenai pandangan dari penulis terhadap suatu seni dan umumnya merupakan seni tradisional yang disampaikan dengan jelas dan kalimat yang tentunya mudah dipahami sekaligus tidak menyinggung secara keras.

3. Struktur Esai

Jika kalian sudah mengerti ciri-ciri esai, sekarang kalian juga harus perhatikan struktur dalam penulisannya. Pada dasarnya, sebuah esai terbagi dalam minimal lima paragraf dengan rician sebagai berikut:

  1. Pendahuluan / Paragraf Pertama
    Dalam paragraf ini penulis memperkenalkan topik yang akan dikemukakan, berikut dengan esainya. Esai ini harus dikemukakan dalam kalimat yang singkat dan jelas. Selanjutnya pembaca diperkenalkan pada tiga paragraf berikutnya yang mengembangkan esai tersebut dalam beberapa sub topik.
  2. Isi atau Pembahasan / Paragraf Kedua, Ketiga, dan Keempat
    Ketiga paragraf ini disebut tubuh dari sebuah esai yang memiliki struktur yang sama. Kalimat pendukung esai dan argumen-argumennya dituliskan sebagai analisa dengan melihat relevansi dan relasinya dengan masing-masing sub topik. Pada bagian ini penulis akan menyampaikan inti topik lengkap dengan penilaian atau pandangan pribadinya dengan detail namun tetap terstruktur secara kronologis, sehingga pandangannya bisa dipahami dan dimengerti oleh para pembaca. Melalui bagian isi inilah penulis dapat menjelaskan apapun sedetail mungkin sesuai keinginannya.
  3. Penutup atau Kesimpulan / Paragraf kelima
    Paragraf kelima merupakan paragraf kesimpulan. Tuliskan kembali esai dan sub topik yang telah dibahas dalam paragraf kedua sampai kelima sebagai sebuah sintesis untuk meyakinkan pembaca.
  4. Daftar Pustaka atau Referensi
    Jika penulis mengutip atau menggunakan pendapat dari buku, majalah, koran, atau sumber lainnya, maka penulis harus mencantumkannya di dalam daftar pustaka atau referensi di akhir esai.

4. Cara Membuat Esai yang Baik dan Benar

Berikut merupakan langkah-langkah yang harus kamu ikuti untuk dapat membuat sebuah esai yang baik dan menarik:

  1. Menentukan tema atau topik yang ingin dibicarakan oleh penulis.
  2. Membuat outline atau garis besar dari topik yang telah ditentukan agar pembahasan terfokus.
  3. Menuliskan pendapat sebagai penulis dengan singkat dan padat namun jelas.
  4. Mulai menulis tubuh esai dan bisa dimulai dengan memilih poin-poin penting yang akan dibahas.
  5. Menyusun paragraf pertama yang nantinya berperan sebagai pendahuluan.
  6. Menyusun bagian kesimpulan, dan menjadi bagian penting karena saat menulis opini maka wajib memberi kesimpulan di akhir.

Untuk kamu yang mungkin memiliki kesulitan atau kesibukan sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan riset mengenai topik yang diangkat atau mencari referensi pendukung, kamu dapat mempercayakan tugas sekolah atau kuliah kepada orang yang telah berpengalaman dalam membuat tugas. Disini kami hadir untuk dapat membantu kamu menyelesaikan berbagai masalah terkait tugas sekolah/kuliahmu. Tak perlu khawatir karena tugasmu akan selesai dengan baik serta datamu dijamin tidak akan bocor.

Bagi kamu yang tertarik, kami tim TugasTuntas.com menyediakan layanan jasa joki pembuatan esai. TugasTuntas.com merupakan platform layanan jasa joki tugas yang hadir untuk membantu kamu menyelesaikan seluruh tugas sekolah dan kuliahmu dengan cepat, aman, berkualitas, serta tentunya murah. Harga jasa joki tugas di TugasTuntas.com cukup terjangkau dan ramah dengan kantong pelajar, hanya dengan 50 ribu saja kamu bisa menggunakan layanan joki TugasTuntas.com.

Bingung Banyak Tugas?
Sini Kami Bantuin….

Bagikan:

Artikel Terkait

Hubungi Kami

Bingung karena banyak tugas?
Sini kami bantuin